Sebagai seorang anggota divisi SDMO, saya punya kewajiban untuk datang di hari minggu tanggal 27 Juli 2008 sekitar jam tujuh pagi untuk melakukan persiapan Training Pengurus Permais atau disingkat TRAP. Tapi yah, namanya juga akhwat, banyak yang harus dilakukan pada pagi hari, maka saya terlambat datang sampai setengah jam (maafkan saya kawan ^ ^ ).
Setelah sampai di kampus saya langsung berlari ke arah gedung C dan mendapati bahwa lift kita tercinta tidak bisa digunakan. Oh tidak, jadi kita semua harus bolak-balik ke lantai empat lewat tangga?! Begitu pikirku singkat. Yah, tapi jelas kita gak boleh mengeluh. Apa sih yang enggak buat PERMAIS. Maka dari itu saya mulai menapaki satu per satu anak tangga. Bismillah!
Di tangga saya berjumpa dengan manager saya, Zeid Tsabit. Nampak sedikit lelah di raut wajahnya. Dan setelah saling menyapa, dia bercerita singkat bahwa kakinya agak cidera karena suatu kejadian saat bermain futsal kemarin malam bersama ikhwan yang lainnya. Kasian pikirku, padahal dia harus menjadi OCP acara ini selama sehari penuh.
Lalu saya bertemu staff SDMO lainnya yang sudah ada si ruang RSGC. Tapi belum full team, ada beberapa yang belum datang. Ada Alam dan Giri sebagai PJ logistic yang sedang riweuh dengan laptop dan wireless. Awalnya Alam dan Giri kesulitan menghubungkan laptop Zeid dengan proyektor. Saya pun ikut mencoba mengutak-atik. Tapi hasilnya nihil. Baru setelah sang empunya datang, tu laptop mau diajak kompromi. Nampak semuanya saat itu sedang berusaha sebaik mungkin untuk mempersiapkan acara TRAP. Semuanya ayo semangat!
Saya sendiri diminta membantu mendokumentasikan acara tersebut. Dan tak terasa jam sudah menunjukkan pukul sembilan. Sudah terlihat beberapa anggota PERMAIS datang dan langsung mengambil tempat di barisan kursi yang sudah diatur sebelumnya.
Acara akhirnya dimulai. Sesi pertama langsung diisi oleh Pak Wasmin yang memberikan materi tentang motivation and leadership. Beliau benar-benar seorang trainer yang asik! Sesi training darinya jelas tidak membosankan, karena dia membuatnya menjadi seinteraktif mungkin. Beliau bahkan memberikan tutorial simple semacam senam yang menjaga daya fokus kita masing-masing.
Waktu sudah menuju ke tengah hari. Dan ini waktunya soliskan. Sebelum mengakhiri sesi trainingnya, Pak Warsin menampilkan suatu film singkat. Film tersebut mendokumentasikan banyak sekali saudara-saudara kita yang lahir dalam keadaan yang jauh dari sempurna. Tapi mereka punya semangat juang yang besar. Mereka tidak menyerah sehingga dapat mewujudkan mimpi-mimpi mereka. That’s the power of dream.
Setelah shalat para peserta training pun kembali berkumpul di ruang RSG C. Bersiap-siap untuk mengikuti sesi training yang kedua sambil menyantap makan siang yang sudah disiapkan oleh team konsumsi SDMO. Mudah-mudahan semuanya suka.
Trainer kedua pun datang, dan dimulailah sesi training yang kedua. Training ini mengenai ability of public speaking. Training sesi kedua ini pun berjalan dengan lancer. Walaupun ada beberapa ikhwan yang berusaha kabur karena mengelak untuk diminta berbicara di depan teman-teman PERMAIS yang lain. Lucu sekali melihat betapa ketakutannya mereka sambil mencoba menhindar.
Acara pun selesai tidak jauh dari jadwal yang sudah ditentukan. Alhamdulillah. Setelah melakukan evaluasi dengan divisi SDMO, saya pun pulang dengan membawa PR: TRAP SESI KEDUA. Bismillah!
Ahlan wa sahlan
selamat datang di Blog Permais FE UNPAD. Sebuah media komunikasi dan pusat informasi dari Permais FE UNPAD. Semoga bisa mempererat ukhuwah dan lebih mendekatkan permais dengan kita semua. untuk permais tercinta, yang kian tercitra..








